Home » , , , , , , » Mendengar Anak Dibebaskan, Ibu Menangis Terharu

Mendengar Anak Dibebaskan, Ibu Menangis Terharu


INDONESIAKARYA.COM: Keluarga korban penyanderaan oleh kelompok milisi bersenjata Abu Sayyaf, di Makassar, Sulawesi Selatan, bersyukur atas pembebasan seluruh korban penyaderaan termasuk Wawan Saputra dan Renaldi. Keluarga histeris dengan kabar membahagiakan ini.

"Sudah disampaikan ada 10 sandera asal Indonesia di bebaskan termasuk anak saya. Semua dalam keadaan sehat," kata Mansyur Halide, ayah Wawan, usai menerima sambungan telepon dari PT Patrian di Makassar, Minggu (1/5/2016).

BACA JUGA10 WNI Dibebaskan, Pemerintah Harus Klarifikasi Soal TebusanTNI Jalankan Operasi Intelijen dalam Bebaskan WNITim Kemanusiaan Surya Paloh Terlibat dalam Pembebasan WNI Mansyur menjelaskan, sambungan telepon tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 Wita. Ibu kandung Wawan, Ratnawati Nompo, pun langsung pingsan karena terharu bercampur sedih dan gembira mendengar kabar ini. 

"Tadi ditelepon semua sandera bebas termasuk Wawan, ibunya mendengar langsung menangis terharu beberapa saat  kemudian langsung pingsan," kata dia.

Kendati sudah dibebaskan, Mansyur belum tahu posisi para korban saat ini. "Katanya malam ini akan tiba di Jakarta. Tapi kami belum dikabari kapan akan ke Makassar. Yang jelas semua dalam keadaan selamat," tuturnya kepada wartawan di rumahnya.

Kediaman Mansyur di kompleks Perum Perumnas Cabang Sulsel 1 Jalan Terompet nomor 51 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, kini ramai didatangi wartawan. Saat penanyangan pembebasan sandera, Ratnawati Nompo bersama keluarga pun histeris bisa melihat wajah Wawan.

Sementara keluarga sandera lainnnya, Renaldi, berdomisili di Jalan Tinumbu 132 J nomor 12 Kelurahan Layang Kecamatan Bontoala, Makassar juga menyatakan rasa syukur dapat selamat dalam kondisi sehat. "Syukurlah anak kemanakan kami selamat dan sehat, tadi terlihat di layar televisi. Kami berharap bisa segera berkumpul dengan keluarga," ujar bibi korban, Hamsiar, melalui sambungan telepon.

Sebelumnya dirinya bersama keluarga terus berdoa dan berharap bisa dibebaskan dengan selamat dan dipulangkan ke Indonesia. "Kami selalu berdoa untuk keselamatan Aldi, semoga Tuhan memberinya perlindungan agar kami bisa berkumpul kembali," kata dia.

Diketahui, setelah sekitar satu bulan disandera, 10 WNI akhirnya dibebaskan kelompok militan Abu Sayyaf. Mereka yang merupakan awak kapal tunda Brahma 12 kini sedang diterbangkan ke Tanah Air. Kesepuluh sandera itu, yakni: 

1. Peter Tonsen Barahama, 31, asal Batu Aji, Batam. 
2. Julian Philip, 50, asal Tondang Utara, Kabupaten Minahasa. 
3. Alvian Elvis Peti, 33, asal Kebon bawang Tanjung Priok, Jakarta Utara.
4. Mahmud, 32, asal Telaga Biru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
5. Surian Syah, 34, Kendari Sulawesi Tenggara. 
6. Surianto, 31, Wajo Sulawesi Selatan.
7. Wawan Saputra, 23, Puncak Indah, Malili, Palopo. 
8. Bayu Oktavianto, 23, Delanggu, Jawa Tengah. 
9. Rinaldi, 25, warga Tinumbu, Makassar.
10. Wendi Raknadian, 29. (Antara)



Sumber : http://news.metrotvnews.com/peristiwa/1bVX0J7K-dengar-anak-dibebaskan-ibu-histeris

0 komentar:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Facebook

Popular Posts

Arsip Blog

Histat

Powered by Blogger.