Home » , , , » Warga Sekitar Kebun Binatang Bandung Ikut Angkat Bicara

Warga Sekitar Kebun Binatang Bandung Ikut Angkat Bicara


KARYAINDONESIARAYA.COM: Warga sekitar Kebun Binatang Bandung angkat bicara. Mereka mendorong agar pengelolaan Kebun Binatang diambil alih oleh pemerintah.

Diki Siswoyo (34) warga Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Bandung Wetan mengungkapkan kekesalan warga terhadap pengelola. "Kalau Kang Emil mau ambil alih, lebih bagus. Kami mendukung. Warga di sini tidak pernah dilibatkan. Semua dikelola pribadi," ujar Diki sata ditemui di Kebun Binatang Bandung, Minggu (15/5/2016).

Menurut Diki, pengelola Kebun Binatang tidak merangkul warga sekitar. Warga juga sempat cekcok karena pengelola tidak mengizinkan mereka berjualan.

"Kalau lebaran juga warga pengin jualan di sana, harus cekcok dulu. Ditarif segini lah, di atas materai segini. Giliran gerbang ditutup, baru (diperbolehkan). Kita pernah demo menutup gerbang. Karena warga enggak boleh berjualan," ucapnya.

Diki menambahkan, hanya sekitar 5 orang warga sekitar yang dipekerjakan di Kebun Binatang. Itu pun turun temurun dari orang tuanya.

"Jadi yang kerja di dalam itu anak cucu menantu, semua bawaan dari bapaknya. Warga di sini mungkin cuma sekitar 5 orang yang bekerja di sana," jelasnya.

Diki berharap dengan momentum meninggalnya Gajah Yani, pengelolaan Kebun Binatang Bandung bisa diambil alih oleh pemerintah, agar lebih profesional.

"Dulu mah normal, 5 tahun ke belakang. Sekarang mah bisa dilihat sendiri seperti apa," katanya.

Dia juga mengungkapkan soal limbah kotoran. Menurutnya, limbah kotoran hewan sering dibuang begitu saja ke sungai. Apalagi saat musim hujan.

"Kotoran limbah hewan kecampur sama air kotor. Saya tahu lah, bagaimana kotoran manusia dan hewan bedanya. Apalagi kalau hujan besar, kotor sekali," kata Diki yang rumahnya berada di dekat Sungai Cikapayang.

Warga lainnya, Jujun, mengungkapkan hal serupa. Jujun yang merupakan warga RT 3 RW 08 Kelurahan Lebah Siliwangi tersebut sudah muak dengan bau limbah kotoran hewan dari Kebun Binatang Bandung.

"Amdalnya pembuangan air nggak tahu kemana. Kotoran hewan apalagi kalau hujan itu mengalir ke sungai. Bau sudah pasti. Tapi pengelola hare-hare enggak peduli (cuek)," ujarnya.

Belum lagi soal hewan yang kabur dari area Kebun Binatang. Warga sudah tidak aneh menemukan ular di halaman rumahnya.

"Ular banyak yang lepas. Kemarin ada ular sanca, warga nemuin. Monyet beruk juga pernah. Sudah enggak aneh," ungkapnya.


Sunber:https://news.detik.com/berita-jawa-barat/3210827/curhatan-warga-sekitar-soal-buruknya-pengelolaan-kebun-binatang-bandung

0 komentar:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Facebook

Popular Posts

Arsip Blog

Histat

Powered by Blogger.